17 May, 2021
No Telepon : 0431-112233

SPI & SEJARAHNYA


 

Universitas Negeri Manado (Unima) terletak di Bukit Tonsaru Kelurahan Tataaran Maesa, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Unima didirikan pada 22 September 1955. Unima awal berdiri bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) - satu dari empat PTPG yang didirikan pertama di Indonesia yaitu PTPG Batusangkar (Sumatera Utara), PTPG Malang (Jawa Timur), PTPG Bandung (Jawa Barat), PTPG Tondano (Sulawesi Utara), berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 2450/KB/1955 tanggal 22 September 1955.

Pada 13 September 2000, IKIP Manado dikonversi menjadi Universitas Negeri Manado berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia Nomor 127 Tahun 2000 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Yahya Muhaimin pada tanggal 14 Oktober 2000. Berdasarkan Keppres RI Nomor 127 Tahun 2000, Universitas Negeri Manado (Unima) memiliki fungsi ganda, yaitu selain menghasilkan tenaga ahli dan tenaga profesional di bidang kependidikan, juga menghasilkan tenaga ahli dan tenaga profesional di bidang non-kependidikan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2017 tentang Satuan Pengawasan Intern menyatakan bahwa SPI adalah satuan pengawasan yang dibentuk untuk membantu terselenggaranya pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Satuan Pengawasan Intern yang dibentuk di UNIMA mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan UNIMA, agar sejak dini dapat menganitisipasi adanya kelemahan, kekurangan dan hambatan serta meminimalisasi terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan program kegiatan dan anggaran, dengan tujuan akhir UNIMA dapat menghasilkan akuntabilitas program yang bebas dari penyimpangan dan hambatan, sehingga tercipta lembaga yang berwibawa.

Satuan Pengawas Internal (SPI) dibentuk dan diangkat sesuai dengan SK Rektor. Sejak Rektor Unima Prof. Julyeta P.A. Runtuwene terpilih pada Tahun 2016, dipilih dan diangkat Ketua, Sekretaris dan Anggota SPI pada bulan Oktober 2016 dengan seleksi yang ketat. Tim SPI diangkat dengan beranggotakan 11 orang sudah termasuk Ketua dan Sekretaris. Sejak diangkatnya Ketua SPI Drs. M.M. Mintjelungan, MAP, bersama anggota SPI langsung melaksanakan tugas pengawasan sesuai arahan Rektor sampai saat ini.


Lingkup Kerja SPI mencakup:

  1. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian tentang ketaatan unit-unit kerja terhadap peraturan perundangan.
  2. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian aktivitas internal UNIMA.
  3. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian tentang kemampuan, efektifitas, ketaatazasan dan kualitas pelaksanaan tugas internal UNIMA.
  4. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian bidang keuangan, sumber daya manusia, pengembangan, sarana­prasarana dan aset fisik dan non fisik, pengadaan/perbelanjaan barang dan jasa, operasional, teknologi informasi dan komunikasi dan obyek lain atas pengarahan Rektor.
  5. Melakukan audit internal secara berkala dan sewaktu-waktu.
  6. Melakukan audit sistem dan audit kepatuhan atas perencanaan dan implementasi dibandingkan dengan peraturan perundangan dan prinsip-prinsip good governance antara lain azas transparansi, akuntabilitas, kewajaran dan keadilan.
  7. Atas persetujuan Rektor, SPI berkoordinasi dengan Senat dan pengawas eksternal dalam hal membahas temuan hasil pengawasan dan rapat berkala untuk tindak lanjut temuan.

Lingkup Kerja SPI mencakup:

  1. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian tentang ketaatan unit-unit kerja terhadap peraturan perundangan.
  2. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian aktivitas internal UNIMA.
  3. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian tentang kemampuan, efektifitas, ketaatazasan dan kualitas pelaksanaan tugas internal UNIMA.
  4. Audit, analisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian bidang keuangan, sumber daya manusia, pengembangan, sarana­prasarana dan aset fisik dan non fisik, pengadaan/perbelanjaan barang dan jasa, operasional, teknologi informasi dan komunikasi dan obyek lain atas pengarahan Rektor.
  5. Melakukan audit internal secara berkala dan sewaktu-waktu.
  6. Melakukan audit sistem dan audit kepatuhan atas perencanaan dan implementasi dibandingkan dengan peraturan perundangan dan prinsip-prinsip good governance antara lain azas transparansi, akuntabilitas, kewajaran dan keadilan.
  7. Atas persetujuan Rektor, SPI berkoordinasi dengan Senat dan pengawas eksternal dalam hal membahas temuan hasil pengawasan dan rapat berkala untuk tindak lanjut temuan.